WARTAKINIAN.COM - Ceceran sampah dibeberapa titik di wilayah kelurahan bahagia kecamatan babelan kabupaten bekasi. Yang didominasi oleh sampah limbah domestik seperti plastik stereofoam.
Selain itu ada permasalahan yang bermunculan di sekitaran kelurahan bahagia yaitu ceceran sampah dipinggiran danau marakas, serta di beberapa jalan yang membuat pemandangan tak membahagiakan hati masyarakatnya.
Maka menyikapi hal tersebut kami berinisiatif untuk mengajak kepada pihak-pihak yang berwewenang dalam permasalahan tersebut untuk duduk bersama dan berdiskusi bersama kami selaku pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bicara Daerah (APBD).
Puji syukur, setelah berdiskusi dengan pihak-pihak terkait kami mendapatkan angin segar. Apalagi setelah melihat respon dari bapak lurah bahagia. "Selain menjadi masukan dan kritik dari para pemuda. Ini harus menjadi perhatian juga dari pihak yang berwenang, kami dari kelurahan bahagia sangat mendukung ide dan gagasan yang di paparkan oleh para pemuda. Harapannya untuk mewujudkan kelurahan bahagia yang cinta terhadap lingkungan maka sangat dibutuhkan peran dan kontribusi para pemuda" Ujar bapak lurah bahagia Khirul Anwar, S. STP. M. Si
Melihat lampu hijau dari hasil rakornas Kementerian Lingkungan hidup terkait inisiasi agar setiap desa mulai menerapkan konsep bank sampah, kita optimis konsep ini mendapatkan dukungan dari PJ. Bupati Bekasi.
"Dengan berdiskusi kepada pihak terkait khusunya bapak kelurahan bahagia, pihak pengembang marakas, dan UPTD I Dinas Lingkungan Hidup mau mendengarkan kegelisahan kami serta mendengarkan masukan dan saran kami. Kedepan mudah-mudahan kita dapat membangun kerja sama yang baik demi mewujudkan maslahat untuk masyarakat sekitar, umumnya untuk kecamatan babelan, khususnya untuk kelurahan bahagia" Ujar Bayhaqi selalu ketua Aliansi Pemuda Bicara Daerah.
(Fikri)